Kenali Lebih Dalam Dasar-Dasar UMKM

28 Dec 2018 10:23

Kenali Lebih Dalam Dasar-Dasar UMKM
Kenali Lebih Dalam Dasar-Dasar UMKM

Apa itu UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah)? Ketika mendengar nama ini, banyak orang yang langsung berpikir tentang bisnis skala kecil, usaha rumahan, hingga pengusaha yang berjualan di gerobak.

Secara umum, pengertian UMKM adalah jenis usaha milik perorangan yang memiliki besar maksimal aset yang telah ditentukan dalam sistem undang-undang di Indonesia. Dari singkatannya, UMKM jelas merupakan jenis usaha yang ber dari tiga jenis usaha, yaitu usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah. Pembahasan detail terkait UMKM adalah sebagai berikut.

UMKM menurut Pemerintah Indonesia

Pemerintah Indonesia sudah memiliki pengertian yang lebih jelas terkait UMKM. Hal ini tertuang di Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. 

  1. Usaha Mikro, yaitu usaha produktif milik orang perorangan atau badan usaha milik perorangan yang memenuhi kriteria yakni:
    • Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 50.000.000, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
    • Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 3000.000.000 (tiga ratus juta rupiah)
  2. Usaha Kecil, yaitu usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria yakni:

    • Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
    • Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah).
  3. Usaha Menengah, yaitu usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha kecil atau usaha besar yang memenuhi kriteria :

    • Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
    • Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh milyar rupiah).

Jenis-jenis UMKM yang populer di Indonesia

Dengan dukungan dari berbagai macam pihak, UMKM Indonesia terus memperlihatkan pertumbuhan signifikan. Di antara beragam UMKM yang ada, berikut adalah jenis UMKM yang populer Indonesia.

  1. Kriya

    Menurut data Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), UMKM kriya mencatatkan kontribusi tenaga kerja sebanyak 22,8 persen dari total tenaga kerja di ekonomi kreatif. Sedangkan sumbangan kriya terhadap PDB ekonomi kreatif secara nasional, kata dia, mencapai Rp133,8 miliar tahun 2015.

  2. Kuliner

    Salah satu bisnis UMKM yang paling banyak digandrungi bahkan hingga kalangan muda. Bisnis ini terbilang cukup menjanjikan mengingat setiap hari semua orang membutuhkan makanan dan menjadi kebutuhan primer.

  3. Fashion

    Selain makanan, UMKM di bidang fashion ini juga sedang diminati. Setiap tahun mode tren fashion baru selalu hadir yang tentunya meningkatkan pendapatan pelaku bisnis fashion. BEKRAF mencatat, sekitar 24 persen tenaga kerja di ekonomi kreatif, bekerja di sektor fesyen tahun 2015 dengan pencatatan kinerja yang tumbuh per tahun mencapai tiga persen.

Saat ini UMKM merupakan usaha kerakyatan yang mendapat perhatian dan keistimewaan yang dipercaya oleh undang-undang. Adapun bentuk perhatian dan keistimewaannya antara lain bantuan kredit usaha dengan bunga rendah, kemudahan persyaratan izin usaha, bantuan pengembangan usaha dari lembaga pemerintah, serta beberapa kemudahan lainnya yang bisa diperoleh.

Oh iya, jika dilihat dari poin-poin di atas, apa jenis bisnis dan skala bisnis yang tengah Anda jalankan? Adakah salah satu di antaranya?
 

Share With:
share facebook share twitter share linkedin share google plus

Berita UMKM Terkini